•Microsoft Access merupakan software database desktop yang tujuannya untuk membuat, merancang serta mengolah suatu database dengan cepat dan mudah.
•Database merupakan sekumpulan informasi yang terkait pada subjek tertentu atau yang terkait pada tujuan tertentu, dan juga merupakan sekumpulan data yang secara logic berhubungan dan dirancang sesuai dengan kebutuhan yang dapat diaplikasikan oleh perusahan maupun pribadi.
•Data merupakan suatu fakta yang belum diolah dan belum mempunyai arti.
•Informasi merupakan hasil pengolahan data sehingga menjadi sesuatu yang sudah punya arti dan dapat diolah.
•Tabel merupakan hal yang paling mendasar dalam hal penyimpanan data pada relational database.
•Field merupakan elemen dari tabel yang berisikan informasi tertentu yang spesifik.
•Record merupakan sekumpulan data yang berkaitan tentang sebuah subjek yang merupakan kumpulan dari fields.
•Relationships merupakan hubungan yang dibuat antara field-field yang memiliki persamaan dari dua tabel.
•Bentuk-bentuk relationship :
•One to one : relasi antara dua tabel yang mana tabel utama memiliki nilai yang sama dengan tabel lain yang sama
•One to many : relasi antara dua tabel yang mana tabel utama memiliki nilai yang sama dengan banyak kolom pada tabel lain.
•Many to many : relasi antara beberapa tabel setiap record dari sebuah tabel dengan banyak record dari tabel lainnya.
•Primary Key merupakan sebuah field yang memiliki nilai unik dan tidak boleh memiliki nilai yang sama
•Foreign Key merupakan satu atau lebih kolom pada sebuah tabel yang nilainya merujuk dari kolom primary key tabel lain.
•Null merupakan tidak memiliki nilai sama sekali, untuk diingat, dalam terminology computer angka nol berarti masih memiliki nilai.
•Fungsi2 Data Type :
1.Text merupakan data yang berisi teks, kombinasi teks dan angka, angka yang bukan untuk keperluan perhitungan.
2.Memo merupakan teks yang panjang dan data bderupa numeric
3.Number merupakan data yang berupa angka yang akan dipakai untuk perhitungan
4.Date/time merupakan pengaturan system tanggal dan waktu
5.Currency merupakan pengaturan nilai mata uang
6.Autonumber merupakan nomor unik untuk keperluan identifikasi secara berurutan maupun acak
7.Yes/No merupakan field yang berisi pilihan Yes/No, Benar/Salah
8.OLE Object merupakan objek gabungan dokumen, spreadsheet foto
9.Hyperlink merupakan teks atau kombinasi teks dan angka, disimpan sebagai teks dan digunakan sebagai hyperlink untuk alamat WEB.
•Fungsi-fungsi keterangan Field Properties :
1.Field Size merupakan untuk menentukan lebar dari nama-nama field tertentu
2.Format merupakan untuk menentukan dan mengatur bentuk dari nama field tersebut, digunakan untuk format tanggal, format angka, format waktu dll
3.Input Mask merupakan menentukan penulisan data pada saat data dimasukkan dengan karakter huruf “L” dan angka “9”
4.Decimal Places merupakan untuk memasukkan data sesuai dengan format atau angka decimal yang diinginkan
5.Caption merupakan untuk penulisan judul pada pembuatan Form, Report dan sebagainya.
6.Default Value merupakan untuk menentukan nilai atau harga awal dari sebuah bilangan secara otomatis dengan mengikuti format yang sudah ada
7.Validation Rule merupakan untuk membatasi data pada field tertentu
8.Validation Text merupakan untuk menampilkan suatu pesan khusus jika data yang diketik salah atau pesan kesalahan keluar
9.Required merupakan untuk menentukan sebuah field diisi atau tidak
10.Allow Zero Length merupakan untuk menentukan apakah data yang ada di suatu field valid
11.Indexed merupakan untuk membuat index pada suatu field
•Fungsi-fungsi Object :
1.Table
2.Queries
3.Form
4.Report
•Fungsi-fungsi Toolbox :
•Bentuk2 relationship dan Jenis nya!
•Fungsi objek pembuatan database !\
•Proses pembuatan menu pilihan seperti pada pengisian field Agama dengan pilihan Islam, Khatolik, Protestan, Buddha, Hindu yang tepat dan benar dengan menggunakan icon Combo Box – Wizard !
•Pembentukan perancangan database “Pegawai” dalam bentuk Form yang didalamnya harus ada option pilihan (list box dan combo box) dan command button (Add, Save, Delete, Cancel, Exit) semenarik mungkin !
Bahan Materi Access : (Silahkan di=Print Out)
http://www.coremap.or.id/downloads/Manual_Access_-_SI_Plankton.pdf
Baca selengkapnya Waroeng PakDe Blog's
Mohon beri masukan, saran, dan kritikan mengenai isi kontens posting blog ini, dan kalau diperlukan diharapkan kerjasama Anda dalam mengisi kontens posting blog ini.
Terima kasih atas perhatian dan kerjasamanya. Dan diharapkan untuk daftarkan diri menjadi bagian dari NetworkedBlogs atau Follow Us
Admin - waroengpakde
Wednesday, 2 December 2009
Wednesday, 7 October 2009
Mengangkat Citra dan Martabat Guru
Posted by Woreng
pakde.smart75
at
15:43:00
Agaknya semua orang sepakat bahwa the children of today are the leaders of tomorrow, dan salah satu cara terbaik untuk mewujudkannya adalah melalui pendidikan. Berkaitan dengan hal ini, guru merupakan salah satu kunci keberhasilan pendidikan, sebab inti kegiatan pendidikan di sekolah adalah belajar mengajar yang memerlukan peran guru di dalamnya. Sidi (2000) dalam Mustafa (2005) mengemukakan berdasarkan hasil studi di negara-negara berkembang, guru memberikan sumbangan dalam prestasi belajar siswa (36%), selanjutnya manajemen (23%), waktu belajar (22%), dan sarana fisik (19%).
Memang harus diakui maraknya arus informasi dewasa ini, guru bukan lagi satu-satunya sumber informasi tetapi merupakan salah satu sumber informasi. Meskipun demikian perannya dalam proses pendidikan masih tetap diperlukan, khususnya yang berkenaan dengan sentuhan-sentuhan psikologis dan edukatif terhadap anak didik.
Slogan pahlawan tanpa tanda jasa senantiasa melekat pada profesi guru. Hal ini didasarkan pada pengabdiannya yang begitu tinggi dan tulus dalam dunia pendidikan. Tidak hanya itu, sikap kearifan, kedisiplinan, kejujuran, ketulusan, kesopanan serta sebagai sosok panutan menjadikan profesi satu ini berbeda dengan yang lain. Lantaran tanggung jawab dari profesi guru tidak berhenti pada selesai ia mengajar, melainkan keberhasilan siswa dalam menangkap, memahami, mempraktekkan serta mengamalkan ilmu yang diterima dalam kehidupan sehari-hari baik langsung maupun tak langsung. Hal ini membuat citra seorang guru di mata masyarakat selalu berada di tempat yang lebih baik dan mulia. Djamin (1999) mengemukakan citra guru mempunyai arti sebagai suatu penilaian yang baik dan terhormat terhadap keseluruhan penampilan yang merupakan sosok pengembang profesi ideal dalam lingkup fungsi, peran dan kinerja. Citra guru ini tercermin melalui keunggulan mengajar, memiliki hubungan yang harmonis dengan peserta didik, serta memiliki hubungan yang harmonis pula terhadap sesama teman seprofesi dan pihak lain baik dalam sikap maupun kemampuan profesional. Dari sudut pandang peserta didik, citra guru ideal adalah seseorang yang senantiasa memberi motivasi belajar yang mempunyai sifat-sifat keteladanan, penuh kasih sayang, serta mampu mengajar di dalam suasana yang menyenangkan.
Dewasa ini citra guru semakin hangat diperbincangkan. Masyarakat sering mengeluh dan menuding guru tidak mampu mengajar manakala putra-putrinya memperoleh nilai rendah, rangkingnya merosot, atau NEM-nya anjlok. Akhirnya sebagian orang tua mengikutsertakan putra-putrinya untuk kursus, privat atau bimbingan belajar. Pihak dunia kerja ikut memprotes guru karena kualitas lulusan yang diterimanya tidak sesuai keinginan dunia kerja. Belum lagi mengenai kenakalan dan dekadensi moral para pelajar yang belakangan semakin marak saja, hal ini sering dipersepsikan bahwa guru gagal dalam mendidik anak bangsa.
Sudjana dalam Mustafa (2005) menjelaskan rendahnya pengakuan masyarakat terhadap profesi guru yang mengakibatkan rendahnya citra guru disebabkan oleh faktor berikut:
- adanya pandangan sebagian masyarakat, bahwa siapapun dapat menjadi guru asalkan ia berpengetahuan;
- kekurangan guru di daerah terpencil, memberikan peluang untuk mengangkat seseorang yang tidak mempunyai keahlian untuk menjadi guru;
- banyak guru yang belum menghargai profesinya, apalagi berusaha mengembangkan profesinya itu. Perasaan rendah diri karena menjadi guru, penyalahgunaan profesi untuk kepuasan dan kepentingan pribadinya. Syah (2000) menyorot rendahnya tingkat kompetensi profesionalisme guru, penguasaan guru terhadap materi dan metode pengajaran yang masih berada di bawah standar, sebagai penyebab rendahnya mutu guru yang bermuara pada rendahnya citra guru.
Secara rinci dari aspek guru rendahnya mutu guru menurut Sudarminta dalam Mujiran (2005) antara lain tampak dari gejala-gejala berikut:
- lemahnya penguasaan bahan yang diajarkan;
- ketidaksesuaian antara bidang studi yang dipelajari guru dan yang dalam kenyataan lapangan yang diajarkan;
- kurang efektifnya cara pengajaran;
- kurangnya wibawa guru di hadapan murid;
- lemahnya motivasi dan dedikasi untuk menjadi pendidik yang sungguh-sungguh; semakin banyak yang kebetulan menjadi guru dan tidak betul-betul menjadi guru;
- kurangnya kematangan emosional, kemandirian berpikir, dan keteguhan sikap dalam cukup banyak guru sehingga dari kepribadian mereka sebenarnya tidak siap sebagai pendidik; kebanyakan guru dalam hubungan dengan murid masih hanya berfungsi sebagai pengajar dan belum sebagai pendidik;
- relatif rendahnya tingkat intelektual para mahasiswa calon guru yang masuk LPTK (Lembaga Pengadaan Tenaga Kependidikan) dibandingkan dengan yang masuk Universitas.
Uraian di atas memberikan penekanan bahwa profesionalisme merupakan salah satu garansi bagi peningkatan citra guru. Hal ini sejalan dengan pesan penting yang muncul dalam Undang-undang No. 14 Tahun 2005 Tentang Guru dan Dosen. Pengakuan guru dan dosen sebagai profesi diharapkan dapat memacu tumbuhnya kesadaran terhadap mutu dan gilirannya akan meningkatkan citra guru di tengah masyarakat. Sebagaimana ditegaskan dalam pasal 7 (1) bahwa profesi guru dan dosen merupakan bidang pekerjaan khusus yang dilaksanakan berdasarkan prinsip-prinsip tertentu. Sanusi (1991) menunjuk ciri-ciri profesi, mencakup fungsi dan signifikansi sosial dari profesi tersebut, keterampilan para anggota profesi yang diperoleh melalui pendidikan dan atau latihan yang akuntabel, adanya disiplin ilmu yang kokoh, kode etik, dan adanya imbalan finansial dan material yang sepadan. Kemudian, secara teknis penguatan profesionalisme itu dikaitkan dengan pentingnya perhatian terhadap kualifikasi, kompetensi, dan sertifikasi. Dengan demikian dapat dikemukakan bahwa salah satu upaya untuk meningkatkan citra guru adalah dengan menguasai kompetensi guru dengan baik.
Thursday, 13 August 2009
Tugas CorelDraw I (Pembuatan Logo Bank BRI)
Posted by Woreng
pakde.smart75
at
15:40:00
Tugas Khusus kelas XII IPA
Pembuatan Logo Bank BRI
Ketentuan Pengerjaan :
1. Dikerjakan di kertas Kwarto Landscape
2. Skala 1 : 1, Nudge 0,01 cm
3. Satuan diubah ke Centimeter
4. Titik Koordinat dan Garis Bantu Sb X dan Sb Y
5. Diprint out 2 Lembar, dimana 1 lembar proses pembuatan dan 1 lembar Logo yang jadi
6. Setiap lembar sudah terketik Nama, Kelas, Tugas Bulanan 1, Tanggal Pembuatan
7. Ditulis langkah-langkah pembuatannya ke dalam kertas Double Folio dengan rapi
8. Disimpan ke dalam disket atau flashdisk (di dalam disket/flashdisk terdapat dua tugas yaitu tugas Logo Kawasaki tugas Logo Bank BRI
9. Tugas Bulanan I ini merupakan Bahan Ujian Praktek Bulanan I
10.Dikumpul pada tgl 31 Agustus 2009 XII IPA3, XII IPA1 dan XII IPA2 dan tgl 01 September 2009 XII IPA4
Secara garis besar ketentuan pengerjaan :
Gambar Asli Logo Bank BRI yang akan dibentuk

Perhatikan Toolbar di bawah ini sebagai bahan di dalam pembuatan Logo Bank BRI

1. Bentuk Persegi panjang yang ukurannya 4 cm x 4 cm dan bentuk ukuran disetiap sudutnya 20 sehingga membentuk seperti di bawah ini :

Kemudian copy-kan dengan menjadi dua bagian kemudian hasil copy-an tersebut bentuk ukurannya menjadi 3,5 cm x 3,5 cm setelah itu gabungkan kedua persegi tersebut dengan mengklik Arrange - Combine.
2. Bentuk titik koordinat di sudut kiri bawah persegi I yang ukuran 4 cm x 4 cm.
3. Bentuk garis bantu Sb X dan Sb Y dengan ketentuan sebagai berikut :
Vertical :
Y0 = 0; Y3 = 2; Y6 = 4
Horizontal :
X0 = 0; X3 = 2; X6 = 4
4. Berikutnya klik Pen Tool dalam toolbox kemudian klik pada tempat-tempat tertentu hingga membentuk objek seperti dibawah ini :

5. Berikutnya klik Shape Tool dalam toolbox atau tekan tombol F10, setelah itu klik pada segmen garis berikut kemudian klik Convert Line To Curve pada property bar untuk merubah segmen garis tersebut menjadi bentuk garis kurva, kemudian lakukan dragging pada control handle untuk merubah bentuk garis kurva tersebut (object I) sehingga membentuk huruf B.
6. Setelah klik gambar persegi panjang yang sudah di combine tersebut bersamaan dengan object I yang telah berubah menjadi huruf B tersebut dan lakukan klik menu Arrange - Shapping - Weld.
7. Lakukan perintah ke-5 pada object II untuk membentuk huruf R, kemudian lakukan perintah ke-6 untuk melakukan klik menu Arrange - Shapping - Weld.
8. Gabungkan seluruh gambar tersebut dengan drag seluruh gambar dan klik kanan mouse - Grouping.
9. Klik Text Tool dalam toolbox kemudian klik satu kali dan ketik BANK BRI dengan ukuran font 36 point, jenis font Swiss 721 blk BT
10. Pilih kedua object tersebut kemudian tekan Ctrl + G untuk melakukan Group ke dua Object tersebut.
11. Berikutnya tekan Rectangle Tool untuk membentuk persegi panjang dengan ukuran 7,3 cm x 7,3 cm dan ubah Left Rectangle Corner Roundness menjadi 20 dalam property bar.
12. Shift + klik pada logo BRI kemudian tekan C kemudian E kemudian klik kotak persegi yang besar tersebut dan beri warna Blue/Biru kemudian tekan Shift + PageDown.
13. Setelah itu klik logo kemudian klik warna White dalam color palette, klik kotak warna biru kemudian tekan tombol plus dalam keypad kemudian ubah ukuran kotak menjadi 8 cm selanjutnya klik warna Orange.
14. Kemudian tekan Shift + PageDown
15. Klik logo BRi dengan Pict Tool kemudian tekan Ctrl + U kemudian msih klik logo BRI klik menu Efect - Bevel dan atur Style : Soft edge, Bevel offset : To Center, Shadow Color : Yellow/Kuning, Light Color : White/Putih, Intensity : 100, Direction : 239 dan Altitude : 19 kemudian klik Apply.
16. Lakukan yang sama pada teks BANK BRI.
17. Maka hasilnya seperti berikut :

Catatan :
Jika kurang jelas bisa kamu jumpai guru pembimbing kamu. Selamat Mencoba! Oke Gampangkan!
Baca selengkapnya Waroeng PakDe Blog's
Pembuatan Logo Bank BRI
Ketentuan Pengerjaan :
1. Dikerjakan di kertas Kwarto Landscape
2. Skala 1 : 1, Nudge 0,01 cm
3. Satuan diubah ke Centimeter
4. Titik Koordinat dan Garis Bantu Sb X dan Sb Y
5. Diprint out 2 Lembar, dimana 1 lembar proses pembuatan dan 1 lembar Logo yang jadi
6. Setiap lembar sudah terketik Nama, Kelas, Tugas Bulanan 1, Tanggal Pembuatan
7. Ditulis langkah-langkah pembuatannya ke dalam kertas Double Folio dengan rapi
8. Disimpan ke dalam disket atau flashdisk (di dalam disket/flashdisk terdapat dua tugas yaitu tugas Logo Kawasaki tugas Logo Bank BRI
9. Tugas Bulanan I ini merupakan Bahan Ujian Praktek Bulanan I
10.Dikumpul pada tgl 31 Agustus 2009 XII IPA3, XII IPA1 dan XII IPA2 dan tgl 01 September 2009 XII IPA4
Secara garis besar ketentuan pengerjaan :
Gambar Asli Logo Bank BRI yang akan dibentuk

Perhatikan Toolbar di bawah ini sebagai bahan di dalam pembuatan Logo Bank BRI

1. Bentuk Persegi panjang yang ukurannya 4 cm x 4 cm dan bentuk ukuran disetiap sudutnya 20 sehingga membentuk seperti di bawah ini :
Kemudian copy-kan dengan menjadi dua bagian kemudian hasil copy-an tersebut bentuk ukurannya menjadi 3,5 cm x 3,5 cm setelah itu gabungkan kedua persegi tersebut dengan mengklik Arrange - Combine.
2. Bentuk titik koordinat di sudut kiri bawah persegi I yang ukuran 4 cm x 4 cm.
3. Bentuk garis bantu Sb X dan Sb Y dengan ketentuan sebagai berikut :
Vertical :
Y0 = 0; Y3 = 2; Y6 = 4
Horizontal :
X0 = 0; X3 = 2; X6 = 4
4. Berikutnya klik Pen Tool dalam toolbox kemudian klik pada tempat-tempat tertentu hingga membentuk objek seperti dibawah ini :
5. Berikutnya klik Shape Tool dalam toolbox atau tekan tombol F10, setelah itu klik pada segmen garis berikut kemudian klik Convert Line To Curve pada property bar untuk merubah segmen garis tersebut menjadi bentuk garis kurva, kemudian lakukan dragging pada control handle untuk merubah bentuk garis kurva tersebut (object I) sehingga membentuk huruf B.
6. Setelah klik gambar persegi panjang yang sudah di combine tersebut bersamaan dengan object I yang telah berubah menjadi huruf B tersebut dan lakukan klik menu Arrange - Shapping - Weld.
7. Lakukan perintah ke-5 pada object II untuk membentuk huruf R, kemudian lakukan perintah ke-6 untuk melakukan klik menu Arrange - Shapping - Weld.
8. Gabungkan seluruh gambar tersebut dengan drag seluruh gambar dan klik kanan mouse - Grouping.
9. Klik Text Tool dalam toolbox kemudian klik satu kali dan ketik BANK BRI dengan ukuran font 36 point, jenis font Swiss 721 blk BT
10. Pilih kedua object tersebut kemudian tekan Ctrl + G untuk melakukan Group ke dua Object tersebut.
11. Berikutnya tekan Rectangle Tool untuk membentuk persegi panjang dengan ukuran 7,3 cm x 7,3 cm dan ubah Left Rectangle Corner Roundness menjadi 20 dalam property bar.
12. Shift + klik pada logo BRI kemudian tekan C kemudian E kemudian klik kotak persegi yang besar tersebut dan beri warna Blue/Biru kemudian tekan Shift + PageDown.
13. Setelah itu klik logo kemudian klik warna White dalam color palette, klik kotak warna biru kemudian tekan tombol plus dalam keypad kemudian ubah ukuran kotak menjadi 8 cm selanjutnya klik warna Orange.
14. Kemudian tekan Shift + PageDown
15. Klik logo BRi dengan Pict Tool kemudian tekan Ctrl + U kemudian msih klik logo BRI klik menu Efect - Bevel dan atur Style : Soft edge, Bevel offset : To Center, Shadow Color : Yellow/Kuning, Light Color : White/Putih, Intensity : 100, Direction : 239 dan Altitude : 19 kemudian klik Apply.
16. Lakukan yang sama pada teks BANK BRI.
17. Maka hasilnya seperti berikut :

Catatan :
Jika kurang jelas bisa kamu jumpai guru pembimbing kamu. Selamat Mencoba! Oke Gampangkan!
Wednesday, 5 August 2009
Langkah-langkah Membangun Database Medical
Posted by Woreng
pakde.smart75
at
18:55:00
Bahan Praktikum :
Proses pembuatan master database medical
1. Bentuk master database baru dengan cara :
Klik Blank Database
Pada Kotak Dialog File New Database bentuk folder yang baru sebagai tempat penyimpanan database Anda
Pada file name ketik nama master database Anda dengan nama dbmedical
Klik Create
2. Setelah terbentuk database baru, maka langkah selanjutnya akan tampil ketujuh objeck database seperti Table, Queries, Forms, Reports, Modules, dll.
3. Pada pilihan objek Table pilih Create Tabel in Design View
4. Maka akan tampil perancangan tabel, maka ketiklah seperti tabel-tabel berikut :
Pembentukan tabel pasien :

Simpan dengan nama tpasien
Kemudian enter tpasien untuk mengisi data minimal 5 orang pasien yang berbeda.
Pembentukan tabel dokter :

Simpan dengan nama tdokter
Kemudian enter tdokter untuk mengisi data minimal 5 orang dokter yang berbeda
Pembentukan tabel resepsionis :

Simpan dengan nama tresepsionis
Kemudian enter tresepsionis untuk mengisi data minimal 5 orang resepsionis yang berbeda.
Pembentukan tabel medical :

Simpan dengan nama tmedical
Kemudian enter tmedical untuk mengisi data minimal 5 orang pasien yang berbeda dan perhatikan lebih teliti di dalam pengisian data medical.
Pembentukan tabel jenis kelamin :

Simpan dengan nama tjenkel
Kemudian enter tpasien untuk mengisi jenis kelamin yaitu Pria dan Wanita.
5. Jika selesai maka langkah selanjutnya, kita akan menghubungkan beberapa tabel dengan menggunakan kolom Lookup pada tabel yang akan dihubungkan dengan beberapa tabel lainnya.
Cara menggabungkan tabel tpasien dengan tabel tjenkel :
Posisi berada di dalam object Table, pilih tpasien kemudian klik icon Design
Arahkan pointer Anda ke dalam Data Type JnsKelamin klik tanda panah, pilih Lookup Wizard
Klik Next pada kotak dialog Lookup Wizard
Berikutnya pilih dan klik tabel : tjenkel kemudian klik Next
Pada area Avalaible Fields sorot field ID_JK klik tombol ">" dan sorot field JnsKelamin klik tombol ">" setelah itu klik Next
Pastikan check box (contreng) Hide key column dalam keadaan terpilih lalu klik Next
Setelah itu langsung klik Finish kemudian klik Yes
Cara menggabungkan tabel tmedical dengan tabel tpasien, tdokter, tresepsionis :
Posisi berada di dalam object Table, pilih tmedical kemudian klik icon Design
Arahkan pointer Anda ke dalam Data Type Resepsionis klik tanda panah, pilih Lookup Wizard
Klik Next pada kotak dialog Lookup Wizard
Berikutnya pilih dan klik tabel : tresepsionis kemudian klik Next
Pada area Avalaible Fields sorot field NmDepan klik tombol ">" dan sorot field NmBelakang klik tombol ">" setelah itu klik Next
Pastikan check box (contreng) Hide key column dalam keadaan terpilih lalu klik Next
Setelah itu langsung klik Finish kemudian klik Yes
Masih berada di posisi dalam object Table, pilih tmedical kemudian klik icon Design
Arahkan pointer Anda ke dalam Data Type NmPasien klik tanda panah, pilih Lookup Wizard
Klik Next pada kotak dialog Lookup Wizard
Berikutnya pilih dan klik tabel : tpasien kemudian klik Next
Pada area Avalaible Fields sorot field NmDepan klik tombol ">" dan sorot field NmBelakang klik tombol ">" setelah itu klik Next
Pastikan check box (contreng) Hide key column dalam keadaan terpilih lalu klik Next
Setelah itu langsung klik Finish kemudian klik Yes
Masih berada di posisi dalam object Table, pilih tmedical kemudian klik icon Design
Arahkan pointer Anda ke dalam Data Type NmDokter klik tanda panah, pilih Lookup Wizard
Klik Next pada kotak dialog Lookup Wizard
Berikutnya pilih dan klik tabel : tdokter kemudian klik Next
Pada area Avalaible Fields sorot field NmDepan klik tombol ">" dan sorot field NmBelakang klik tombol ">" setelah itu klik Next
Pastikan check box (contreng) Hide key column dalam keadaan terpilih lalu klik Next
Setelah itu langsung klik Finish kemudian klik Yes
6. Jika sudah selesai membangun tabel-tabel di atas, maka selanjutnya klik objek Queries dan pilih Create Queries in Design View
7. Pada kotak dialog Show Tables, pilih salah tabel satu persatu dengan mengklik Add, jika sudah selesai klik close pada kotak dialog Show Tables
8. Tujuan daripada Queris ini untuk membangun queries dengan ketentuan sebagai berikut :

Simpan dengan nama qmedrecord
Tambahan :
Print out langkah2 ini sebagai penuntun didalam belajar membuat dan membangun database program Anda.
Materi selanjutkan akan ditayangkan pada hari berikutnya.
Jika kurang mengerti tanyakan langsung ke guru pembimbing Anda secara langsung.
Baca selengkapnya Waroeng PakDe Blog's
Proses pembuatan master database medical
1. Bentuk master database baru dengan cara :
2. Setelah terbentuk database baru, maka langkah selanjutnya akan tampil ketujuh objeck database seperti Table, Queries, Forms, Reports, Modules, dll.
3. Pada pilihan objek Table pilih Create Tabel in Design View
4. Maka akan tampil perancangan tabel, maka ketiklah seperti tabel-tabel berikut :
Pembentukan tabel pasien :
Simpan dengan nama tpasien
Kemudian enter tpasien untuk mengisi data minimal 5 orang pasien yang berbeda.
Pembentukan tabel dokter :
Simpan dengan nama tdokter
Kemudian enter tdokter untuk mengisi data minimal 5 orang dokter yang berbeda
Pembentukan tabel resepsionis :
Simpan dengan nama tresepsionis
Kemudian enter tresepsionis untuk mengisi data minimal 5 orang resepsionis yang berbeda.
Pembentukan tabel medical :
Simpan dengan nama tmedical
Kemudian enter tmedical untuk mengisi data minimal 5 orang pasien yang berbeda dan perhatikan lebih teliti di dalam pengisian data medical.
Pembentukan tabel jenis kelamin :
Simpan dengan nama tjenkel
Kemudian enter tpasien untuk mengisi jenis kelamin yaitu Pria dan Wanita.
5. Jika selesai maka langkah selanjutnya, kita akan menghubungkan beberapa tabel dengan menggunakan kolom Lookup pada tabel yang akan dihubungkan dengan beberapa tabel lainnya.
Cara menggabungkan tabel tpasien dengan tabel tjenkel :
Cara menggabungkan tabel tmedical dengan tabel tpasien, tdokter, tresepsionis :
6. Jika sudah selesai membangun tabel-tabel di atas, maka selanjutnya klik objek Queries dan pilih Create Queries in Design View
7. Pada kotak dialog Show Tables, pilih salah tabel satu persatu dengan mengklik Add, jika sudah selesai klik close pada kotak dialog Show Tables
8. Tujuan daripada Queris ini untuk membangun queries dengan ketentuan sebagai berikut :
Simpan dengan nama qmedrecord
Tambahan :
Print out langkah2 ini sebagai penuntun didalam belajar membuat dan membangun database program Anda.
Materi selanjutkan akan ditayangkan pada hari berikutnya.
Jika kurang mengerti tanyakan langsung ke guru pembimbing Anda secara langsung.
Subscribe to:
Posts (Atom)
Entri Populer
-
Metode Pencatatan Akuntansi Perusahaan Dagang (Rangkuman Bab 2 - Bagian 1) A. Metode Pencatatan Persediaan Barang Dagang Ada dua sistem ...
-
Tugas dan Fungsi Guru Pembimbing (BP/BK) secara umum : Membantu Kepala Sekolah dalam kegiatan : 1. Penyusunan dan pelaksanaan program b...
-
Secara umum fungsi Guru BP / BK pada dasarnya adalah sama yaitu sama Tugas Guru BP antara lain : * Berupaya untuk meningkatkan mutu pendid...