Loading
Mohon beri masukan, saran, dan kritikan mengenai isi kontens posting blog ini, dan kalau diperlukan diharapkan kerjasama Anda dalam mengisi kontens posting blog ini.

Terima kasih atas perhatian dan kerjasamanya. Dan diharapkan untuk daftarkan diri menjadi bagian dari NetworkedBlogs atau Follow Us
Admin - waroengpakde

Thursday, 5 June 2008

HARGA POKOK PENJUALAN (HPP)

HARGA POKOK PENJUALAN (HPP)
1. Pengertian HPP.

Pengertian Harga Pokok Penjualan

Yang dimaksud dengan harga pokok penjualan adalah seluruh biaya yang dikeluarkan untuk memperoleh barang yang dijual atau harga perolehan dari barang yang dijual.
Ada dua manfaat dari harga pokok penjualan :
  1. Sebagai patokan untuk menentukan harga jual.
  2. Untuk mengetahui laba yang diinginkan perusahaan. Apabila harga jual lebih besar dari harga pokok penjualan maka akan diperoleh laba, dan sebaliknya apabila harga jual lebih rendah dari harga pokok penjualan akan diperoleh kerugian.

2. Rumus menghitung penjualan bersih.

Penjualan dalam perusahaan dagang sebagai salah satu unsur dari pendapatan perusahaan. Unsur-unsur dalam penjualan bersih terdiri dari:
- penjualan kotor;
- retur penjualan;
- potongan penjualan;
- penjualan bersih.
Untuk mencari penjualan besih adalah sebagai berikut:
Contoh:
Diketahui penjualan
Retur penjualan
Potongan penjualan
Rp. 25.000.000,-
Rp. 125.000,-
Rp. 150.000,-
Hitunglah penjualan bersih!
Penjulan bersih = Rp. 25.000.000,- – Rp. 125.000,- – Rp. 150.000,-
= Rp. 24.725.000,-

3. Rumus menghitung pembelian bersih.

Pembelian bersih adalah sebagai salah satu unsur dalam menghitung harga pokok penjualan.
Unsur-unsur untuk menghitung pembelian bersih terdiri dari:
- pembelian kotor;
- biaya angkut pembelian;
- retur pembelian dan pengurangan harga;
- retur pembelian;
- potongan pembelian.
Untuk menghitung pembelian bersih dapat dirumuskan sebagai berikut:

4. Rumus menghitung HPP.

Untuk menghitung harga pokok penjualan harus diperhatikan terlebih dahulu unsur-unsur yang berhubungan dengan harga pokok penjualan.
Unsur-unsur itu antara lain:
- persediaan awal barang dagangan;
- pembelian;
- biaya angkut pembelian;
- retur pembelian dan pengurangan harga;
- potongan pembelian
Rumus harga pokok penjualan:
Keterangan
Barang yang tersedia untuk dijual
=
Persediaan awal barang dagangan + pembelian bersih
Pembelian bersih =
Pembelian + biaya angkut pembelian – retur pembelian – potongan pembelian
Atau
Barang yang dijual =
Persediaan awal + pembelian + beban angkut Pembelian – retur pembelian – potongan pembelian
Persediaan akhir barang yang tersedia (dikuasai) pada akhir periode akuntansi.
Untuk menghitung Harga Pokok Penjualan.
Perhatikan bagan di bawah ini.
Perhatikan contoh soal berikut ini!
Diketahui:
Persediaan awal
Pembelian
Beban angkut pembelian
Retur pembelian
Potongan pembelian
Persediaan akhir
Rp. 4.600.000,-
Rp. 12.000.000,-
Rp. 100.000,-
Rp. 275.000,-
Rp. 125.000,-
Rp. 3.400.000,-

Hitunglah harga pokok penjualan!
Contoh dengan angka:
Soal Essay.
1. Apa yang dimaksud dengan harga pokok penjualan?
2. Jelaskan, apa yang dimaksud dengan pembelian bersih?
3. Jelaskan, apa yang dimaksud dengan barang yang tersedia untuk dijual?
4. Jelaskan, dengan tepat apa yang dimaksud dengan persediaan akhir?
5. Sebutkan dua manfaat harga pokok penjualan!
6. Diketahui data dalam kertas kerja adalah sebagai berikut:
Persediaan 1 Januari 2000
Persediaan 31 Januari 2000
Penjualan
Retur penjualan dan pengurangan harga
Pembelian
Retur pembelian dan pengurangan harga
Potongan pembelian
Rp. 250.000,-
Rp. 275.000,-
Rp. 510.000,-
Rp. 140.000,-
Rp. 400.000,-
Rp. 150.000,-
Rp. 120.000,-
Hitunglah harga pokok penjualan!

No comments:

Post a Comment

Berikan Opini Anda tentang Topik ini

Entri Populer