Photobucket
Loading
bisnis online, jual beli online, sistem pembayaran, pembayaran online, bisnis online
Mohon beri masukan, saran, dan kritikan mengenai isi kontens posting blog ini, dan kalau diperlukan diharapkan kerjasama Anda dalam mengisi kontens posting blog ini.

Terima kasih atas perhatian dan kerjasamanya. Dan diharapkan untuk daftarkan diri menjadi bagian dari NetworkedBlogs atau Follow Us
Admin - waroengpakde

Wednesday, 21 August 2013

Kurikulum 2013

Sedikitnya ada dua faktor besar dalam ke­ berhasilan kurikulum 2013. Pertama, penen­tu, yaitu kesesuaian kompetensi pendidik dan tenaga kependi­dik­an (PTK) dengan kurikulum dan buku teks. Kedua, faktor pendukung yang terdiri dari tiga unsur; (i) ketersediaan buku sebagai ba­han ajar dan sumber belajar yang mengintegrasikan standar pem­bentuk kurikulum; (ii) penguatan peran pemerintah da­am pembinaan dan penga­wasan; dan (iii) penguatan ma­naj­emen dan budaya sekolah.

Berkait dengan faktor perta­ma, Kemdikbud sudah mende­sain­­ strategi penyiapan guru se­­bagaimana digambarkan pa­da skema penyiapan guru yang me­ibatkan tim pengembang kurikulum di tingkat pusat; instruktur diklat terdiri atas unsur dinas pendidikan, dosen, widya­swara, guru inti, pengawas, ke­­pala sekolah; guru uta­ma me­iputi guru inti, penga­was, dan kepala sekolah; dan guru mereka terdiri atas guru kelas, guru mata pelajaran SD, SMP, SMA, SMK.
Pada diri guru, sedikitnya ada empat aspek yang harus di­beri perhatian khusus dalam rencana implementasi dan ke­terlaksanaan kurikulum 2013, yaitu kompetensi pedagogi; kompetensi akademik (keilmuan); kompetensi sosial; dan kompetensi manajerial atau kepemimpinan. Guru sebagai ujung tombak penerapan kurikulum, diharapkan bisa menyiapkan dan membuka diri terhadap beberapa kemung­kinan terjadinya perubahan.
Kesiapan guru lebih penting­ daripada pengembangan kuri­kulum 2013. Kenapa guru menjadi penting? Karena dalam kurikulum 2013, bertujuan mendorong peserta didik, mampu lebih baik dalam melakukan observasi, bertanya, bernalar,­ dan mengkomunikasikan (mempresentasikan), terhadap apa yang mereka peroleh atau mereka ketahui setelah mene­rima materi pembelajaran.

Melalui empat tujuan itu diharapkan siswa memiliki kompetensi sikap, ketrampilan, dan pengetahuan jauh lebih baik. Mereka akan lebih kreatif, inovatif, dan lebih produktif. Disinilah guru berperan be­sar di dalam mengimplementa­sikan tiap proses pembelajaran pada kurikulum 2013. Guru ke depan dituntut tidak hanya cer­das tapi juga adaptip terhadap perubahan.

Sumber : http://www.kemdiknas.go.id/kemdikbud/uji-publik-kurikulum-2013-5

Baca selengkapnya Waroeng PakDe Blog's

Terbentuknya Blogspot Kelompok Inti Kelas XI IPA3

Telah terbentuk blogspot masing-masing kelompok inti kelas XI IP3, diantaranya :
1. Kelompok Inti 1 dengan nama http://www.kelompok1dupati.blogspot.com/
Masalah : Berita Gejala Sosial
2. Kelompok Inti 2 dengan nama http://www.inti2ipa3.blogspot.com/
Masalah : Berita Bencana Alam
3. Kelompok Inti 3 dengan nama http://www.kelompoktigahm.blogspot.com/
Masalah : Berita Perekonomian Indonesia
4. Kelompok Inti 4 dengan nama http://www.fantasticfour11ipa3.blogspot.com/
Masalah : Berita Politik Indonesia
5. Kelompok Inti 5 dengan nama http://www.sekimcun2ipa3.blogspot.com/
Masalah : Berita Dunia Internasional
6. Kelompok Inti 6 dengan nama http://kelompoktik6dupati.blogspot.com/
Masalah : Berita Nasional Indonesia
Baca selengkapnya Waroeng PakDe Blog's

Wednesday, 12 June 2013

Tugas Akhir Ms. Excel Semester Genap - Kelas XI IPA3-IPA4-IPA5

Silahkan dikopi
DIkhususkan kelas XI IPA3-IPA4-IPA5.
Dikumpul hari Jumat / 14 Juni 2013
Ontime pukul 11.00 WIB.

Diambil sesuai dengan kelasnya masing-masing.
Terkhusus kelas XI IPA5 ambil kelas XI IPS1
Untuk kelas XI IPA3 dan XI IPA4 sesuai dengan yang ditampilkan.














Baca selengkapnya Waroeng PakDe Blog's

Monday, 4 June 2012

Kelulusan Ujian Nasional, 309 Siswa SMP di Sumut Tak Lulus

Pengumuman kelulusan Ujian Nasional (UN) untuk tingkat SMP, MTs dan SMP Terbuka di Sumut akan diumukna secara serentak di sekolah masing-masing, Sabtu (2/6). Untuk tahun ajaran 2012-2013 tingkat kelulusan sebesar 99,87 persen. Angka ini lebih rendah dibanding kelulusan tahun sebelumnya yakni 99,88 persen.

Untuk tahun ini atau 2012-2013, dari 242.491 siswa yang mengikuti UN, 309 di antaranya dinyatakan tidak lulus atau tingkat kegagalannya sebesar 0,13 persen. Sedangkan tahun sebelumnya atau pada 2011-2012, dari 244.409 peserta yang mengikuti UN, 293 diantaranya dinyatakan tidak lulus dan tingkat kegagalan hanya sebesar 0,12 persen atau lebih rendah dibanding tahun ini.

Dari 309 peserta yang tidak lulus, 230 diantaranya merupakan siswa SMP, 63 siswa MTs, dan 16 peserta lainnya dari jenjang SMP Terbuka. Dari peserta yang tidak lulus itu, tersebar di 23 kabupaten/kota. Sedangkan 10 kabupaten/kota lainnya meraih tingkat kelulusan 100 persen. Kesepuluh kabipaten tersebut yakni Pakpak Bharat, Labuhan Batu Selatan, Padang Lawas Utara, Nias Utara, Sibolga, Dairi, Humbang Hasundutan, Gunung Sitoli, Toba Samosir dan Samosir. Dan untuk nilai rata-rata UN SMP/MTs/SMP Terbuka tahun ini mencapai 8,13. (sumber : sumut-pos.com; 2 Juni 2012) Baca selengkapnya Waroeng PakDe Blog's

Entri Populer